Menariknya, Prabowo mengutip instruksi Gubernur Jawa Timur pada masa bakti 1967 – 1976 Raden Panji Mohammad Noer yang sangat terkenal. Yakni, “Agawe Wong Cilik Melu Gumuyu” (membuat rakyat kecil ikut tertawa), sebuah pernyataan terkenal yang disampaikan M Noer di depan Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Maret 1973 sebagai Ketua Fraksi Utusan Daerah.
“Saya ingat nasihat Pak M Noer, Gubernur Jawa Timur yang sangat disegani bukan hanya oleh rakyat Jatim. Yakni, Agawe Wong Cilik Melu Gumuyu,” kata Prabowo pada arahannya.
“Beliau menyampaikan bahwa tugas memimpin sebenarnya sederhana, yakni agar rakyat kecil bisa senyum dan tertawa. Bagi Gerindra pun demikian, seluruh Kader harus bisa membantu rakyat agar bisa ikut tertawa,” katanya.
Komitmen ini harus dijaga dan diimplementasikan kader. “Kalau kita tidak bisa membantu banyak orang, bantu beberapa orang. Kalau tak bisa beberapa orang, bantu satu orang. Kalau masih tak bisa saja, jangan sampai menyusahkan orang lain,” kata Menteri Pertahanan RI ini.
Menindaklanjuti instruksi ini, Plt Ketua Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad memastikan bahwa semua mesin siap bersinergi. Baik oleh kader di struktur, di legislatif, relawan, maupun badan otonom lainnya.
“Kami akan terus bersama-sama dengan rakyat. Berenang, timbul, dan tenggelam bersama rakyat,” kata Sadad ditemui seusai acara.












