Cakrawala DemokrasiCakrawala PolitikIndeks

Aturan Wagub Jatim Jadi Ketua Partai Dibolehkan. Demokrat Jatim Ingatkan Musyafak Tidak Mencampuri Urusan Partai Lain

×

Aturan Wagub Jatim Jadi Ketua Partai Dibolehkan. Demokrat Jatim Ingatkan Musyafak Tidak Mencampuri Urusan Partai Lain

Sebarkan artikel ini

Menurutnya, sudah menjadi aturan yang baku bahwa pilkada di negeri ini mesti lewat jalur politik. Hampir semua kepala daerah juga punya jabatan politik di partainya. “Bahkan banyak yang menjadi Ketua, Jangan lupa, Wagub Jawa Tengah itu juga pengurus Harian DPW PPP Jateng,” ujar Agung sembari memberikan sentilan keras.

Tak Hanya itu, di Jawa Timur ini saja banyak kepala daerah/wakil kepala di tingkat kabupaten/kota jadi pengurus atau bahkan ketua Parpol. Buktinya mereka bisa menjalankan tugas-tugasnya tanpa tumpang tindih. Apalagi kedewasaan berpolitik Emil Dardak sudah pasti sangat memahami kapan ia menjalankan tugas sebagai Wakil Gubernur dan kapan menjadi ketua Partai Demokrat. “Sebelum ini, Ketua Partai Demokrat Jatim adalah Gubernur Jawa Timur Pakde Karwo, tidak ada masalah. Jadi idealnya justru kepala daerah itu jadi ketua partai,” terang Agung yang juga Koordinator Daerah Pemilihan Jatim IV (Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso) DPD Partai Demokrat Jatim ini.

Senada, Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPRD Jatim Sri Subiati menanggapi statemen Musyafak Noer. Dengan tegas, srikandi yang akrab disapa Bu Anti ini meminta siapapun jangan mengurusi urusan internal Partai Demokrat. “Jangan mengurusi Partai lain, jangan mengobok-obok partai kami. Beretikalah cara berpolitiknya,” ingat Bu Anti serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *