“Jadi di RSUD Abuya itu tidak ada transfusi darah kita rujuk ke Sumenep penyakitnya itu animea,” kata Islahul.
Menurut ABK Kapal Dharma Bahari Sumekar 3, Haryono, pasien tersebut ikut dari Pelabuhan Batu Guluk Kangean pada Rabu (27/1) sore. Yang bersangkutan meninggal setelah kapal menempuh perjalanan hampir 10 jam, dan sudah mau bersandar di Pelabuhan Kalianget pada dini hari tadi.
“Naiknya dari Batu Guluk. Ya kondisi namanya orang sakit ya biasa-biasa saja. Cuma setelah perjalanan kira-kira hampir sampai kapal belum sandar, meninggal dunia,” kata Haryono.
Jenazah pasien tersebut dibawa pulang kembali ke kampung halamannya. Yakni di Desa Saobi, Kepulauan Kangean. (Caa)












