Jalur tol pengganti ini, berada di tengah jalur arteri penghubung pintu Tol Porong dengan Pintu Japanan. Harapannya bisa langsung menghubungkan antara Surabaya hingga Pasuruan. Yang mana Japanan-Pasuruan sudah terhubung dengan tol lebih dahulu. “Dana sebesar Rp 1,5 trilliun disiapkan. Semuanya lancar, tak ada kendala di lahan dan kontruksinya pun telah siap,” ujarnya.
Diakuinya, bahwa perananan tol Gempol – Pasuruan ini sangat penting. Mengingat jalan ini adalah jalur utama dengan kepadatan kendaraan paling besar. Sebab, tak hanya dilewati oleh kendaraan pribadi saja, tetapi juga angkutan logistik. “Saat ini dalam sehari rata-rata ada 270 ribu kendaraan perhari. Dengan pemasukan sebesar Rp 1 milliar perhari. Rata-rata didominasi kendaraan pribadi,” ujarnya.












