“Sangat buruk akibatnya kalau kandidat yang terpilih tidak memahami permasalahan penanganan Covid-19. Apa yang dikerjakan Bu Risma saat ini sudah bagus, harus dilanjutkan,” tegasnya.
Profesor Johan juga menyentil pembahasan salah satu kandidat dalam debat tahap 3 yang tetap mengunggulkan program surat ijo dan dana RT. Hal itu menurutnya tidak berdampak pada pembangunan dan kemajuan kota Surabaya.
“Harusnya yang diangkat hal-hal yang lebih tinggi lagi. Jangan hanya surat ijo atau dana RT saja,” sindirnya.
Prof Johan mengingatkan kepada masyarakat untuk benar-benar mempertimbangkan pilihannya pada Pilkada Surabaya 2020 ini, karena nyawa warga Surabaya taruhannya.












