“Kita sedang menggelar hajatan di tengah pandemi Covid-19. Ini cukup serius, salah menentukan sedikit, sudah fatal akibatnya,” ujar Profesor Johan Silas saat dikonfirmasi, Sabtu (5/12).
Masyarakat, lanjut Prof Johan, diharapkan memilih kandidat yang benar-benar paham soal teknis penanganan Covid-19, agar kondisi tidak semakin memburuk yang berdampak pada masyarakat Surabaya.
“Harus dipertimbangkan betul dalam memilih. Pilih kandidat yang paham secara teknis, karena ini nyawa warga Surabaya taruhannya,” jelasnya.
Profesor Johan mencontohkan jika memilih kandidat yang tidak memahami teknis penanganan Covid-19 seperti yang sudah dikerjakan oleh Wali Kota Risma akan berdampak buruk bagi masyarakat.












