Artinya, Eri-Armudji kini mulai meninggalkan Machfud-Mujiaman dengan jarak yang semakin melebar dibanding survei sebelumnya.
Responden yang belum menentukan jawaban juga menurun, dari 16,7 persen pada September menjadi 8,1 persen pada November. Hal ini menunjukkan warga sudah mulai menentukan pilihan terhadap sosok pemimpin idamannya untuk Kota Pahlawan.
Yunarto menambahkan, semua kandidat telah dikenal dengan baik oleh pemilih. ”Dari 4 nama calon Walikota dan Wakil Walikota yang bertarung, semuanya sudah memiliki tingkat pengenalan di atas 80 persen. Hanya nama Mujiaman Sukirno yang masih memiliki tingkat pengenalan sedikit di bawah 80 persen,” ujarnya.
Dari sisi kesukaan, Eri dan Armudji paling banyak disukai publik ketimbang Machfud-Mujiaman. Rinciannya, dari 88,8 persen tingkat pengenalan terhadap Eri, 91,8 persen di antaranya menyatakan suka kepada mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu.
Adapun dari 82,8 persen warga yang kenal Armudji, 91 persen di antaranya menyatakan suka terhadap mantan ketua DPRD Surabaya tersebut.












