Sementara Ketua Lesbumi Surabaya, M Hasyim Asyari mengatakan, saat ini generai muda dihadapkan pada tantanga zaman yang teramat berat.
Untuk itu, kata dia, tradisi harus tetap dijaga dan dilestarikan agar tidak tergerus perkembangan zaman.
“Perang kali ini berhadapan dengan tantangan zaman, perkembangan teknologi dan gaya hidup yang sangat berat untuk dihadapai, beda dengan perang zaman dulu yang berhadapan langsung dengan pucuk senjata,”katanya.
Cak Hasyim, demikian dia biasa disapa menegaskan, Lesbumi menjadi garda terdepan dalam pemeliharaan dan melestarikan budaya-budaya yang berkembang di masyarakat akan selalu tampil ketika tradisi itu digerus.












