Kasus keempat, laki-laki, berinisial S (63), asal Desa Kajen, Kecamatan Talang. Kelima adalah laki-laki, berinisial C (54), asal Desa Blubuk, Kecamatan Dukuhwaru. Pasien C sendiri merupakan kontak erat dari kasus konfirmasi asal desa yang sama. Keenam, seorang perempuan, berinisial EPR (22), asal Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi.
Ketujuh, imbuh Joko, adalah seorang laki-laki, berinisial S (90), asal Desa Balapulang Wetan, Kecamatan Balapulang. Kedelapan, perempuan berinisial SK (63), asal Desa Slawi Kulon, Kecamatan Slawi. Kasus kesembilan adalah seorang perempuan, berinisial W (43), asal Desa Karanganyar, Kecamatan Kedungbanteng. Adapun kasus kesepuluh, lanjut Joko, adalah seorang perempuan, berinisial M (63), asal Desa Balapulang Wetan, Kecamatan Balapulang. Kesebelas, laki-laki, berinisial M (68), asal Desa Trayeman, Kecamatan Slawi.
“Kasus keempat sampai dengan kesebelas tersebut saat ini sedang menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD dr. Soeselo Slawi,” kata Joko.



