” Saya kira kita sudah ada tim dari unair masalah sosial transportasi masal dan tim inilah yang turun untuk sosialisasi” tutur Risma.
Sedangkan untuk masalah subsidi pihaknya masih belum bisa memastikan berapa persen biaya subsidi yang diberikan oleh pemkot namun, pemkot sudah berkomitmen untuk memberikan subsidi tarif.
” Kita belum bisa memastikan berapa subsidinya, nanti yang menghitung KAI berapa subsidi nanti bisa dilihat dari situ, yang jelas nanti fisiknya lebih murah karena ini menggunakan uang APBN karena kita tidak mengembalikan ke investor ” tutur Risma.
Sementara itu, Anggota komisi VI DPR RI Bambang Haryo menilai bahwa seharusnya Surabaya tidak menggunakan moda tranportasi Trem karena memiliki potensi mengganggu lalu lintas.












