Hasto menerangkan bahwa masing-masing daerah memiliki karakteristik berbeda. “Di Pacitan dan Sidoarjo, misalnya. Partai (PDI Perjuangan) tidak sekuat di Surabaya, Ngawi, atau basis PDI P lainnya,” kata Hasto.
Sedangkan di Surabaya, PDI Perjuangan mengaku tak mudah mencari figur sekaliber Wali Kota Surabaya saat ini, Tri Rismaharini. “Masih diperlukan kejernihan,” katanya.
“Sebab, banyak sosok yang ramah hanya untuk pencitraan. Kita ingin melihat sosok yang original,” kata Hasto.
Di Kota Pahlawan, Hasto menyebut sejumlah kader internalnya yang mendaftar. Ketika ditanya wartawan soal nama Eri Cahyadi, Hasto pun membenarkan bahwa nama Kepala Badan Perencanaan Kota (Bappeko) Surabaya juga mendaftar di DPP.



