“Sudah disepakati saat rapat bersama Bu Wali. Estimasinya dalam waktu dekat,” kata Whisnu, Kamis (09/07).
Anggaran tersebut dikatakan WS – sapaan Whisnu Sakti – akan difokuskan bagi pemutusan rantai pandemi. Baik produksi desinfektan maupun membuat dapur umum.
Berdasar data Gugus Tugas Covid-19 Kota Surabaya, saat ini terdapat 1.505 kampung tangguh yang tersebar di seluruh RW di 31 Kecamatan.
Alumnus ITS Surabaya ini menjelaskan, kegiatan yang dilakukan di kampung-kampung tangguh dinilai efektif. Salah satunya di RT 7 RW 1 Kampung Kranggan, Kelurahan Bubutan.



