Indeks

Komisi B DPRD Jatim Dicurhati Turunnya Omset Susu Olahan di KUD Batu Saat Covid-19

×

Komisi B DPRD Jatim Dicurhati Turunnya Omset Susu Olahan di KUD Batu Saat Covid-19

Sebarkan artikel ini

Menurut Ismail, menurunnya omset susu olahan itu membuat pihak KUD kesulitan untuk menobang beban karyawan seperti pembayaran BPJS, listrik dan operasional lainnya.

“Berkaitan dengan proteksi adanya listrik dengan kondisi naik terus pajak dan surat BPJS. Kalau semua dinaikkan operasional kita sangat tinggi,” tambahnya.

Dia berharap agar situasi perekonomian di Jatim kembali normal, supaya omset susu olahan KUD Batu kembali naik. Total peternak sapi perah yang dalam naungan KUD Batu mencapai 2 ribu orang. Dari jumlah itu, setiap harinya jumlah susu yang dihasilkan petani mencapai 25 ton perhari. Total omset susu KUD Batu sendiri setiap tahunnya mencapai Rp 100 miliar, ketika kondisi normal.

“Kalau produksi dari peternak ke kita tidak ada persoalan. Selama tidak ada pesanan ya kita tidak memproduksi, susu pastura kan berdasarkan orderan. Dalam kondisi normal sendiri satu tahun anggaran sampai Rp 100 miliar,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *