Menyoroti derasnya arus informasi dan perkembangan dunia maya, Persit harus bijak dan selektif mengambil manfaat dari kemajuan perkembangan teknologi. Dalam bersosial media dengan tidak mencoreng nama baik institusi TNI AD, seperti mengkritik kebijakan pemerintah yang tentunya sangat sensitif, menghina pemerintah dan lain sebagainya. Sehingga terhindar dari dampak negatif pada perkembangan tersebut.
Kegiatan pelatihan kepemimpinan yang diikuti para Istri Siswa dikreg LVIII Seskoad wilayah Kodam IV/Diponegoro juga dihadiri oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IV/Diponegoro, Ny Septi Mochamad Efendi dan Wakil Ketua Persit KCK Daerah IV/Dip beserta pengurus. ( Teguh AS )



