Namun, karena alamat tinggal sesuai dengan kartu tanda penduduknya adalah Kota Tangerang, maka pencatatan kasus positif Covid-19 ini dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang.
Lebih lanjut, Joko menginformasikan jika ada penambahan dua kasus PDP meninggal dunia. Pasien pertama adalah seorang perempuan, berinisial R (54), asal Kecamatan Balapulang. Ia meninggal dunia pada Jumat (12/6/2020) pukul 06.00 WIB di RSUD dr Soeselo Slawi. Sebelum meninggal, ia sempat menjalani perawatan selama 12 hari di rumah sakit dengan keluhan demam dan tekanan darah rendah. Ditemukan pula komorbid berupa diabetes mellitus. “Hasil penelusuran kami menemukan adanya riwayat kontak dengan anaknya yang baru pulang dari Jakarta. Sebelumnya, pasien sudah diambil sampel swab-nya dan kini sedang menunggu hasil,”
Pasien kedua adalah seorang perempuan, berinisial S (35), asal Kecamatan Kedungbanteng yang meninggal dunia di RSUD dr. Soeselo Slawi pada Sabtu (13/6/2020) pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Pasien S ditetapkan sebagai PDP setelah dokter penanggung jawabnya menyatakan ada tanda gejala ke arah Covid-19, meskipun hasil tes cepatnya non-reaktif. Diketahui, pasien S juga baru saja menjalani operasi caesar. (Dasuki)



