Surabaya. Cakrawalanews.co – Penetapan pasien terpapar covid-19 tanpa dasar kuat mendapat protes Barisan Pemuda Peduli Covid-19 (BPPC) Bangkalan. Mereka menuding keputusan diagnosa itu berpotensi gejolak sosial di masyarakat.
Ketua Barisan Pemuda Peduli Covid-19, Ahmad Annur menyebutkan saat ini masyarakat resah karena stikma setelah melakukan pemeriksaan di rumah sakit. “Pasien yang memeriksa ke rumah sakit kebanyakan di diagnosa PDP, padahal mereka belum tentu reaktif,” tegas Ahmad Annur saat melakukan hearing ke Komisi E DPRD Jawa Timur, Kamis (11/6/2020).
Hingga saat ini, pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bangkalan mencapai 104 orang dan yang sembuh sebanyak 15 orang. Sedangkan PDP sebanyak 32 orang, Jumlah pasien ini diperkirakan terus meningkat.













