Melihat kondisi penyebaran virus COVID-19 yang masif di Jatim serta keterbatasan alat ventilator tersebut yang kemudian menginisiasi kepedulian Polri untuk mendistrbusikan alat tersebut ke Provinsi Jatim melalui jaringan RS yang dimilikinya, RS Bhayangkara. Dan atas dukungan berharga dari pihak Polri ini, Emil Dardak sangat mengapresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Polri, alat ventilator memang tengah sangat dibutuhkan oleh beberapa rumah sakit yang menangani pasien-pasien COVID-19, mengingat angka pasien Covid 19 di Jawa Timur yang terus meningkat.
“Dengan tambahan alat ventilator ini, maka dapat membantu keberlangsungan hidup pasien-pasien kritis yang mengalami gagal nafas dan tentunya jumlah pasien yang dapat kami selamatkan juga akan bertambah tinggi dengan ketersediaan alat yang cukup”imbuhnya.
Walaupun begitu, pihaknya juga tengah menyiapkan program yang diharapkan mampu menurunkan penularan COVID-19.
“Kita juga optimis akan ada pasien yang sembuh, kita akan menyelenggarakan aksi sosial donor plasma darah bagi pasien COVID-19 yang sudah sembuh agar bisa membantu pasien lain yang kondisinya berat hingga sangat berat,” katanya.
Adapun kota-kota yang mendapatkan bantuan alat ventilator dari Polri yang di distribusikan melalui jaringan RS Bhayangkara adalah kota Surabaya, Kediri, Tulung Agung, Malang, Lumajang, Bondowoso, Nganjuk dan Bojonegoro.
Sementara itu, Pemrov Jawa Timur saat ini juga sangat fokus meningkatkan pemulihan ekonomi. Pasalnya, penyebaran pandemi virus COVID-19 di Jawa Timur memerlukan perhatian yang cukup serius karena menimbulkan korban jiwa serta kerugian material dan telah berdampak pada aspek sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.
Untuk itu, fokus pembangunan diarahkan kepada percepatan pemulihan ketahanan ekonomi dan kehidupan masyarakat dengan fokus pemulihan industri, pariwisata, investasi, kesehatan dan infrastruktur di Jawa Timur.












