“Tidak seperti busway di Jakarta yang acap kali diterobos pengendara kendaraan pribadi maupun angkot, Surotrem -demikian rencana penamaan trem di Surabaya- berjalan di lintasan khusus berupa rel. Sehingga, siapa pun yang nekad masuk ke jalur ini tentu kendaraannya tidak akan berjalan senyaman di aspal. Untuk mencegah kendaraan yang nyelonong, pemkot akan memasang separator yang memisahkan jalur kendaraan pribadi dengan trem”pungkasnya.(mnhdi)
Ini Tahapan Pengembangan Angkutan Trem Di Surabaya












