Cakrawala JatimIndeks

Sahat Tua Simanjutak : PSBB Surabaya Raya Jangan Sampai Diperpanjang

×

Sahat Tua Simanjutak : PSBB Surabaya Raya Jangan Sampai Diperpanjang

Sebarkan artikel ini

Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim Joni Wahyuhadi mengatakan pasien yang terkonfirmasi positif, maupun pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) di Surabaya, Sidoarjo, Gresik terus meningkat. Ia menambahkan sudah tidak ada cara lain lagi untuk menurunkan grafik yakni dengan sisa waktu PSBB yang kurang dari seminggu, aparat harus bertindak lebih represif lagi untuk mendisiplinkan masyarakat. “Untuk menurunkan grafik Covid-19 harus menggunakan hammer. Jadi hammer-nya adalah kita semua, tidak bisa hanya mengandalkan Ibu Gubernur dan Pak Kapolda sendirian. Mari bareng-bareng mendisiplinkan masyarakat,” tuturnya.

Tercatat sejak pertama kali PSBB diberlakukan di Surabaya Raya pada 28 April, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Surabaya sebanyak 392 orang, serta 1.056 orang berstatus PDP dan 2.365 ODP. Di Kabupaten Sidoarjo sebanyak 392 orang positif COVID-19, 176 PDP dan 1.100 ODP. Selain itu di Gresik sebanyak 24 orang positif COVID-19, 176 PDP dan 1.100 ODP.

Hingga 6 Mei malam, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Surabaya meningkat menjadi sebanyak 586 orang, 1.354 PDP dan 2.825 ODP. Di Sidoarjo  140 orang positif, 208 PDP dan 808 ODP, serta di Gresik 36 orang positif, 156 PDP dan 1.132 ODP. (Caa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *