Kapolresta Tegal AKBP Siti Rodhijah mengatakan temuan adanya barang yang diduga bom akan dilakukan lidik terlebih dahulu. “Kita lidik dulu yag jelas ini baru dugaan bom, setelah kta panggil tim jihandak dan gegana tidak ditemukan. Dugaan semantara kita, ini bukan bom,” ungkap Siti Rondhijah.
Kapolresta Tegal menyebut barang bukti dibawa ke Polresta Tegal untuk dilakukan lidik. Mengenai kemungkinan adanya perbuatan yang dikategorikan teror, Kapolresta mengatakan akan menunggu setelah dilakukan penyelidikan. “Lha itu, ini maksudnya apa. Apakah orang ini sengaja, tidak sengaja ataukah apa kita lidik. Barang bukti kita bawa nanti kita lidik,” jelas Rondhi.
Ditanya awak media mengenai adanya CCTV, Kapolresta menyebut bahwa CCTV di Unnes sedang mengalami kerusakan akibat disambar petir. “CCTV disini rusak kena petir, mungkin ini yang agak menyulitkan,” tutur Kapolres.



