Kegiatan ini akan berakhir pada bulan Juni 2020. Mendengar penjelasan tersebut, Wakil Bupati Tegal menjelaskan bahwa sebetulnya Kabupaten Tegal memang sudah ada niat untuk menerapkan Smart City.
“Kita sebetulnya sudah ada niat, Kabupaten Tegal masih banyak yang harus dikejar, tp saat meliat kesempatan best practises dr kota lain itu bisa jadu pelajaran bagi kita” kata Ardie.
Kembali ia menjelaskan, bahwa urusan paling utama di Kabupaten Tegal adalah melayani, salah satunya adalah dengan teknologi. Serta, Smart City bukan hanya urusan Kominfo tapi urusan semua stakeholder yang ada di Kabupaten Tegal.



