Cakrawala DaerahCakrawala Wisata

Lebih Dekat Dengan Wisata Sawah Batu Bukateja

×

Lebih Dekat Dengan Wisata Sawah Batu Bukateja

Sebarkan artikel ini

Lahan-lahan pertanian menjadi kering dan tidak produktif di musim kemarau, dan tentu saja hal ini membuat kondisi perekonomian desa terganggu. Hal ini menyebabkan sebagian warga desa pergi merantau di musim kemarau, dan baru kembali pulang ke desanya di musim hujan.

Warga desa terutama anak muda usia produktif, memang banyak yang memilih untuk merantau, baik secara permanen maupun merantau dalam jangka waktu tertentu. Sebagian dari mereka hanya sesekali pulang ke desanya, pada saat hari-hari libur.

Dengan kondisi tersebut, maka desa seringkali mengalami situasi kesulitan mencari sumber daya manusia, terutama anak-anak muda yang mau terlibat dalam mengembangkan program-program desa yang inovatif, dalam rangka pembangunan desa.

Bagi sebagian besar anak muda, khususnya yang pergi merantau, mereka merasa bahwa potensi yang ada di desa Bukateja kurang bisa diharapkan untuk dapat memenuhi kebutuhan ekonomi mereka. Biasanya anak-anak muda desa berangkat merantau selepas lulus SMA.

Dengan minimnya jumlah anak muda, terjadi kondisi di mana banyak warisan leluhur yang akhirnya terputus dan tidak lagi dikenal oleh generasi muda, seperti contohnya seni budaya, tradisi, sejarah desa, dan beraneka kekayaan kearifan lokal, yang akhirnya hilang, karena tidak ada lagi anak muda yang mempelajari serta melestarikannya.

Dari pemetaan kondisi tersebut, lahirlah gagasan dari Pemerintah Desa Bukateja untuk mengembangkan aktivitas wisata desa, sebagai salah satu alternatif solusi untuk membangkitkan perekonomian desa, mengurangi angka urbanisasi, serta mengembangkan potensi sumber daya manusia, khususnya bagi kalangan anak muda desa.

Sejak bulan Maret 2019, dirancanglah konsep pengembangan wisata desa yang sesuai dengan karakter dan potensi yang ada di Desa Bukateja oleh Pemerintah Desa Bukateja bekerja sama dengan HIDORA (Hiduplah Indonesia Raya), lembaga yang intens dalam mengembangkan berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui wisata desa, berbasis pelestarian budaya dan konservasi alam serta lingkungan hidup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *