Sebab sebelumnya, rumah pompa tersebut telah ditambahkan dua pompa air dan genset untuk menambah kapasitas tarikan debit air di kawasan Surabaya Timur.
“Saya ingin nge-tes kekuatan saluran air ini setelah ditambah pompa dan genset baru, harapannya nanti nariknya lebih kenceng,” kata dia.
Menurutnya, rumah pompa tersebut berdiri di kawasan lindung. Sehingga kawasan itu tidak bisa dialiri listrik untuk operasional rumah pompa. Makanya, kemudian pihaknya menambahkan genset untuk operasional rumah pompa tersebut.
“Harapannya nanti air di saluran warga dan di jalanan lebih cepat tersalurkan ke laut. Targetnya, air yang menggenang itu nanti dalam waktu tiga jam sudah habis,” ujarnya.



