“Bendungan akan meningkatkan intensitas tanam dari 205 persen menjadi 270 persen,” kata Jokowi.
Tidak hanya untuk pengairan sawah, bendungan sangat bermanfaat sebagai persediaan air baku untuk masyarakat. Salah satunya untuk Bandar Udara Yogyakarta International Airport, di kabupaten Bantul dan Kulon Progo. Manfaat air bakunya bisa sampai Kota Yogyakarta.
Jokowi menandatangi prasasti usai meresmikan bendungan. Ia lantas menyempatkan berjalan menyeberangi jembatan di atas bendungan ini dan mendatangi warga yang sudah berkumpul di seberang sungai. Jembatan yang diseberangi ini bentuknya unik karena dibuat seperti Jembatan Ampera di Palembang
Jembatan menghubungkan Kabupaten Bantul dan Kulon Progo terhubung oleh jembatan ini, tepatnya antara Dusun Plambongan, Desa Triwidadi, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul dengan Kaliwiru, Desa Tuksono, Kecamatan Sentolo.
Menurut Jokowi, jembatan bisa mempercepat waktu karena memotong jarak sekitar lima kilometer. Selain meningkatkan produktivitas petani, Kepal Negara berharap perekonomian masyarakat di kedua daerah meningkat. Ini karena didukung tempat area bermain dan plaza terbuka.











