“Kedepan kedua perusahaan akan mengeluarkan potensi dan kekuatan yang secara ideal akan meningkatkan profesionalisme dan kinerja korporasi,” jelasnya.
Gus Ipul menuturkan pihaknya sudah menyiapkan grand design manajemen SDM dan strategic planning apabila kedua BUMD di merger. Diantaranya, akan dilakukan pengkajian atas komposisi tenaga kerja untuk mencapai efektivitas dan efisiensi operasional yang optimal dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan dan ketenagakerjaan.
“Sedangkan untuk strategic planning adalah menciptakan sinergi yang solid yang berasal dari kombinasi masing-masing BUMD. Sebagai contoh, PT. PJU dominan pada kegiatan hulu dan hilir migas serta service support. Di sisi lain PT. JIM berfokus pada bidang usaha kepelabuhan. Dengan demikian, merger ini akan menciptakan struktur permodalan yang lebih kuat,”tambahnya.(cn01)












