Dilanjutkan dengan paparan dari Dr. rer. nat. Edwin Setiawan, S.Si. M.Sc. Dosen Biologi, Institute Teknologi Surabaya (ITS) yang membawa kajian “Populasi Genetik Empat Jenis Spons (Porifera, Grant, 1836) Yang Berada Di Perairan Indonesia.
Dari Fakultas Farmasi UGM, ada Dr. rer.nat.Yosi Bayu Murti dengan makalah “Bahan Alami Laut Sumber Obat Dimasa Depan.” Sebagai pembicara terakhir Manager Program Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Yayasan Kehati, Basuki Rahmat yang membawakan makalah “Manajemen Pengelolaan Sumber Daya Hayati Laut Indonesia.”
Biodiversity Perairan Indonesia Porifera (kata Latin yang berarti “berpori”) atau Spons atau Bunga karang merupakan organisme multiseluler, yang mempunyai banyak pori sehingga air dapat melewatinya. Tubuh mereka terdiri dari mesohil yang diapit dua lapisan tipis sel. Spons memiliki sel yang tak terspesialisasi (tidak memiliki tugas khusus) dan dapat berubah menjadi tipe sel lain serta dapat berpindah antara lapisan sel utama dan mesohil. Spons tidak memiliki sistem saraf, pencernaan maupun sistem peredaran darah. Sebaliknya, sebagian besar mengandalkan aliran air melalui pori-pori tubuh mereka untuk mendapatkan makanan dan oksigen dan untuk membuang limbah.












