Bahkan menurut Awi, Whisnu Sakti paling menonjol dari segi pemberitaan media.
“Mas Whisnu sangat menonjol dari ekspose media dalam setiap kegiatannya” jelasnya.
Awi menambahkan kondisi ini sudah dilaporkan ke tingkat DPD PDIP Jatim dan DPP PDIP Jatim.
Saat disinggung soal peluang para kandidat mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP sebagai kontestan di Pilkada Surabaya 2020, Awi dengan tegas mengatakan kalau itu bukan wewenangnya.
“Saya tidak mengatakan mana yang paling berpeluang atau tidak berpeluang, tapi saya mengatakan itu menonjol yang bergerak ke lapangan bertemu masyarakat, konstituen. Mengkampanyekan PDIP dan mengkampanyekan dirinya sendiri sebagai bakal calon walikota dan bakal calon wakil walikota,” ujarnya.












