“Tanggal 21 Desember itu puncak arus mudik, harus menjadi perhatian baik bandara, pelabuhan, stasiun kreta dan terminal bus,” ujarnya.
Dari survei yang dilakukan pada 2.200 responden, sebanyak 48 persen menggunakan mobil pribadi, 24 persen dengan pesawat dan kereta api 15 persen. Untuk pengguna mobil sewa dan sepeda motor masing-masing 2 persen. Sementara itu, bus 8 persen dan 1 persen untuk kapal laut. Sehingga, jika digabung ada 60 persen yang menggunakan transportasi darat.
Sugiharjo menyebut, penggunaan kapal laut mayoritas dilakukan di kawasan Timur Indonesia.
“Walaupun hanya 1 persen, namun tranaportasi laut naik signifikan di Timur Indonesia,” ujarnya.
Adapun rute pemudik yang menjadi perhatian adalah lintas utara Jawa sepanjang 1.341 km, lintas tengah Jawa sepanjang 1.197 km, lintas selatan Jawa sepanjang 888 km dan lintas pantai selatan sepanjang 1.405 km.(ara/kcm/ziz)












