Dalam posisi calon tunggal tersebut, Aziz Syamsuddin kemudian menawarkan kepada peserta Munas Partai Golkar untuk langsung menetapkan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum terpilih secara aklamasi. “Untuk mempersingkat waktu, apakah dapat disetujui Bapak Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2019-2024?” kata pimpinan sidang pleno pemilihan ketua umum Partai Golkar di Grand Ballroom Hotel Ritz Charlton, Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (4/12) malam.
Sontak, seluruh peserta Munas menjawab “Setuju,” hingga menggema ke seluruh ruangan diiringi riuh tepuk tangan. Mendapat jawaban seperti itu, Aziz Syamsuddin pun langsung mengetok palu sidang sebagai persetujuan bersama dan pengesahan.



