Uji kelayakan atau feasibility study (FS) tentang pembangunan jalan layang pun telah dilakukan. Tinggal menunggu persetujuan untuk kemudian mulai membangun. “FS sudah selesai tinggal di desain,”pungkas Subhki.
Seperti diketahui, Pembangunan fly over Aloha, Waru, Sidoarjo masuk menjadi salah satu proyek strategis di Peraturan Presiden RI Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gerbangkartosusila, Bromo-Tengger-Semeru, serta Selingkar Wilis dan Lintas Selatan. Di dalam peraturan presiden itu, tertuang estimasi investasi untuk pembangunan fly over Aloha sebesar Rp 438 milliar. Dengan sumber dana pembiayaan dari APBN. (jtm/cn01)



