Cakrawala Daerah

Pramuka SWK Larangan Brebes Terima Edukasi Tentang Reptil

×

Pramuka SWK Larangan Brebes Terima Edukasi Tentang Reptil

Sebarkan artikel ini

Tak lupa Aska (20), anggota PSJB Jatibarang, membeberkan singkat tentang ciri-ciri morfologi ular berbisa yang meliputi bentuk kepala segitiga/viper (kecuali cobra), memiliki taring menonjol, gerakan cenderung tenang/tidak terlalu agresif, tidak membelit karena memiliki bisa/racun, warnanya mencolok, terlihat seluruh badannya saat berenang di air, mata lonjong dengan pupil elips, terdapat satu baris sisik di ujung ekor.

Selain itu, terdapat lubang sensor berdarah panas yang terletak di antara mata dengan lubang hidung, bekas luka gigitannya halus dan berbentuk lengkung serta tidak langsung pergi jika telah mematuk karena menunggu korbannya mati. Ular berbisa akan lebih agresif saat mempertahankan sarang atau teritorinya jika diusik, makanannya hewan karnivora serta memakan ular lainnya bahkan satu spesiesnya sendiri.

“Di dunia, terdapat sekitar 200 jenis ular berbisa dari lebih dari 2.000 spesies ular. Untuk yang berbisa di sekitar lingkungan antara lain kobra/sendok, ular tanah, ular hijau, ular laut dan ular pohon, serta weling,” bebernya.

Lanjutnya, untuk ular yang tak berbisa mempunyai ciri antara lain bentuk kepala kebanyakan lonjong telur, warna tidak mencolok sehingga tersamar dengan kondisi lingkungannya, mata dengan pupil bulat, memiliki dua baris sisik di ujung ekor dan bekas gigitan terlihat berderet dan tersusun rapi, dan ular biasanya langsung pergi melarikan diri setelah mematuk. (Aan/Dasuki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *