Ia menambahkan, musim kemarau panjang yang membuat pertanian dan sumber air yang kurang ini telah terjadi diseluruh wilayah kediri. Hanya saat ini yang bagus untuk sumber airnya ini di daerah ngadiluwih kediri. “Untuk mencari air saja sekarang petani juga melakukan penggalian sumur bor hingga kedalaman 40 M dan droping air dari pemerintah dinilai belum cukup membantu petani tersebut, bahkan dari sungai berantas juga mulai kering,”jelasnya.
Ia juga menyampaikan temuan ini nanti akan juga disampaikan ke Gubernur Jatim melalui sidang paripurna agar segera ada tindaklanjut. “Apalagi saat ini Gubernur Khofifah saat ini suka dengan data tidak hanya laporan saja. Dan gubernur Khofifah sudah menerima data dan laporan pihaknya akan langsung menindaklanjuti masalah kekeringan di Jatim,”pungkas Chusainuddin politisi asal fraksi PKB. (Caa)



