Idham menuturkan, Densus 88 terus memetakan jaringan terduga pelaku bom bunuh diri Mapolrestabes Medan. Sebagaimana diketahui, serangan bom tersebut dilakukan oleh terduga teroris Rabbial Muslim Nasution (24).
“Untuk adanya informasi dengan keterkaitan jaringan yang lama, tim Densus masih terus melakukan mapping. Untuk hasilnya akan segera disampaikan,” tuturnya.
Sebelumnya, bom bunuh diri meledak di Mapolrestabes Medan pada Rabu (13/11). Rabbial masuk ke lokasi pukul 08.15 WIB mengenakan jaket ojek online. Polisi menyebut Rabbial memanfaatkan momen pembuatan SKCK yang membuat situasi di mapolrestabes ramai.












