Heritage Walk Of Lawang Seketeng yang berlokasi di Lawang Seketeng gang VI Surabaya, diresmikan secara simbolis oleh Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Antiek Sugiharti bersama sejumlah pejabat Pemkot lainnya, Senin(11/11) siang. Peresmian tersebut juga termasuk dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November.
Lokasi bersejarah baru tersebut didalamnya terdapat Langgar Dukur Kayu yang dulunya dipakai tempat mengaji Presiden Soekarno saat masih kecil.
Selain itu ada Terakota, Sumur Tua, Makam Mbah Pitono, Makam Mbah Dimo, Makam Syekh Zen Zaini Assegaf, Rumah Kayu, Rumah Jengki dan Rumah Puing yang menjadi pusat daya tarik wisata.
Menurut Ketua SCN Hafsoh Mubarok, rangkaian peresmian ini digelar dengan sejumlah acara untuk memperkenalkan warga Surabaya seperti: Mlaku (Blusukan Kampung), Sowan Langgar Dukur Kayu, Incip-incip jajanan dan foto mural viral.
“Ini semua suport dari teman-teman komunitas lainnya yang kerjasama dengan SCN,” kata wanita yang akrab disapa Mbak Hebs.












