Dewan Pendidikan juga didorong Umi agar bisa membuka ruang komunikasi untuk menerima masukan, kritikan dan saran publik, termasuk menangkap isu dan permasalahan seputar pendidikan yang berkembang di media massa dan media sosial.
Pada kesempatan yang sama, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Was’ari mendukung terbentuknya Dewan Pendidikan ini sebagai mitranya dalam bekerja. “Saya berharap ada kolaborasi kerja yang terbangun. Jangan hanya melaporkan masalah dari bawah saja, tapi juga harus ikut memikirkan solusinya”, ujar Was’ari.
Adapun susunan kepengurusan Dewan Pendidikan Kabupaten Tegal 2019-2024 ini adalah Waidi sebagai ketuanya, Bambang Arisyanto sebagai wakil I, Saefudin sebagai wakil II. Sedangkan untuk anggotanya terdiri dari Haryono, Khayun Badriah, Teguh Wibowo, Faizin, Nur Hadi, Kamal Fuadi, Itmam Aulia Rakhmah dan Taufik Hidayat.
Usai dikukuhkan, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tegal Waidi mengungkapkan pihaknya akan segera bekerja, dimulai dari penguatan seluruh stakeholder dan pendampingan menuju mutu pendidikan yang diharapkan untuk kemudian fokus pada realisasi mutunya. ( Dasuki/Oka)












