Dedy menuturkan berdasarkan keterangan dua orang warga, yakni Mardi (61) dan Putri (37), hujan turun deras sewaktu kejadian. Terdengar suara petir sebelum akhirnya ada bunyi benda jatuh yang sangat kencang.
“Tower tersebut roboh diperkirakan karena angin kencang hingga baut penahan yang jumlahnya 36 buah sebagian patah,” jelas Dedy.
Dikonfirmasi terpisah, Kanit Kriminal Umum (Krimum) Sat Reskrim Polresta Depok, Iptu Harun, menerangkan pihaknya melakukan penyelidikan agar dugaan penyebab robohnya tower dapat terkonfirmasi secara ilmiah.












