“Sentuhan partisipasi pusat untuk pengembangan pariwisata di Trenggalek memang sangat dibutuhkan, selain untuk mengembangkan objek wisata juga untuk meningkatkan perekonomian maupun disparitas, ketimpangan perekonomian antara utara dan selatan (Pulau) Jawa,” jelas Bupati Nur Arifin.
Arifin dan rombongan mengoptimalkan waktu kunjungan kerja dengan melakukan koordinasi proyek-proyek strategis di sekitar Teluk Prigi, namun juga meneruskan kerja pembangunan di lingkup Kementerian PUPR.
Buapti menambahkan, pihaknya berharap penataan kawasan Prigi bisa diselesaikan tuntas, karena selama ini masih dianggarkan sebagian.
“Jadi, kami berharap sesuai dengan DED yang telah disusun penataan kawasan wisata Pantai Prigi bisa diselesaikan dengan tuntas dan mungkin bisa berkembang sampai kepada kawasan lain. Seperti kami ingin membuat ‘picfront’ mulai dari Prigi 360 hingga pelabuhan,” terangnya.












