Dosen Departemen Kimia ITS tersebut juga menjeaskan,. karena jamu merupakan warisan budaya bangsa Indonesia, maka mencintai jamu juga sama halnya dengan mencintai dan bangga terhadap negara Indonesia.
Perempuan yang akrab disapa Fatma tersebut mengakui minimnya pengetahuan mengenai jamu tersebut yang menjadi alasan kenapa banyak orang yang cenderung tidak meminatinya. Padahal jamu memiliki khasiat yang amat besar hanya jika cara minumnya sesuai prosedur yang benar. Akan tetapi jika sebaliknya, justru jamu tidak akan memberikan manfaat bagi penggunanya.
Fatma mencontohkan jika di negara Jepang, masyarakat sudah percaya akan khasiat teh hijau bagi kesehatan tubuh. Pengetahuan meraka yang telah merata yang menjadi alasan seluruh masyarakat Jepang tetap mempertahankan minum teh hijau.



