“Mengenai wamen jadi, sebetulnya sudah selesai. Ada yang dari partai ada juga yang dari profesional. Yang kita harapkan betul-betul membantu menterinya,” kata Jokowi.
Jokowi memaparkan, ada kementerian yang membutuhkan wamen lebih dari satu. Sebab, yang harus diawasi cukup banyak.
“Saya contoh di BUMN kalau menterinya membutuhkan wamen sampai 3 dan itu diperlukan dan kita tahu BUMN kita ada 140-an BUMN, 140-an perusahaan, kalau mengelola perusahaan sebanyak itu perlu pengawasan perlu dikontrol, perlu cek, ya kalau diperlukan itu ya nggak apa-apa,” ujarnya.
Hingga saat ini, sejumlah tokoh sudah datang ke Istana Kepresidenan untuk dilantik menjadi wakil menteri. Ada direktur utama, diplomat, relawan pendukung Jokowi, hingga elite parpol.











