Untuk merealisasikan program itu, Pemkab Trenggalek saat ini mencoba mempersiapkan Trenggalek Inovation Festival yang akan digelar sekitar November, bulan depan. Salah satu yang dilakukan adalah dengan melakukan kurasi program layanan publik di semua organisasi perangkat daerah.
“Tentunya semua OPD telah melakukan inovasi di bidang pelayanan, namun dari semua pelayanan publik tersebut ada yang konvensional monoton dan juga sifatnya inovasi, yang mungkin masyarakat belum tahu atau belum bisa tahu cara mengaksesnya seperti apa,” katanya.
Diterangkan Arifin, Trenggalek Inovation Festival ini nantinya digelar dengan konsep seperti bazar, namun yang ada di stan-stan bukanlah produk olahan, makanan-minuman ataupun hasil industri kerajinan rumah tangga sebagaimana biasanya. Tetapi, produk atau barang yang dipamerkan adalah inovasi pelayanan publik yang sudah ada, lalu akan dilakukan penilaian serta perangkingan.



