Berita UtamaCakrawala SurabayaIndeks

Pemkot Surabaya juga Libatkan KPK dalam Pengembalian Aset

×

Pemkot Surabaya juga Libatkan KPK dalam Pengembalian Aset

Sebarkan artikel ini
Wali kota Surabaya Tri Rismaharini bersama Wakil Ketua KPK Binsar Panjaitan saat bertemu diruang kerja wali kota Surabaya
Wali kota Surabaya Tri Rismaharini bersama Wakil Ketua KPK Binsar Panjaitan saat bertemu diruang kerja wali kota Surabaya
Wali kota Surabaya Tri Rismaharini bersama Wakil Ketua KPK Binsar Panjaitan saat bertemu diruang kerja wali kota Surabaya
Wali kota Surabaya Tri Rismaharini bersama Wakil Ketua KPK Binsar Panjaitan saat bertemu diruang kerja wali kota Surabaya

Surabaya, cakrawalanews.co – Dalam upaya pengembalian aset Pemerintah Kota (Pemkot) telah meminta bantuan berbagai pihak mulai dari kejaksaan, kepolisian hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Alhasil, sejak tahun 2016-2019, satu persatu aset Pemkot Surabaya berhasil direbut. Beberapa aset yang nilainya cukup besar dan sudah berhasil kembali ke tangan pemkot adalah Gedung Gelora Pancasila di Jalan Indra Giri, Kolam Renang Brantas di Jalan Irian Barat, Jalan Kenari dan aset Yayasan Kas Pembangunan (YKP).

Sedangkan, aset Pemkot Surabaya yang akan dibantu oleh KPK terdapat di empat lokasi. Pertama di Jalan Pemuda No. 17 Surabaya yang luasannya 3.713 meter persegi, dengan nilai Rp. 11.510.300.300.

Kedua, aset tanah dan bangunan di SDN Ketabang I/288 Surabaya (hasil penggabungan SDN Ketabang I dan II) yang terletak di Jalan Ambengan 29 Surabaya, yang terdiri dari tanah seluas 2.464 meter persegi, senilai Rp. 12.320.000.000, dan bangunan senilai Rp. 852.504.500

Ketiga, aset tanah di Jalan Kusuma Bangsa No. 114 Surabaya, yang dahulu digunakan untuk Taman Remaja Surabaya, seluas 17.080 meter persegi, dengan nilai Rp. 139.116.600.000.

Sedangkan keempat, aset tanah di Jalan Pasar Turi Kelurahan Jepara, Kecamatan Bubutan, seluas 27.519 meter persegi yang digunakan dalam Kerjasama Bangun Guna Serah pembangunan Pasar Turi, dengan nilai Rp. 76.475.301.000.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan, bahwa pihaknya akan terus gencar berupaya mengembalikan aset-aset yang terancam dikuasai pihak ketiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *