Berbeda dengan Monumen Kresek yang telah dibangun sebagai peringatan kekejaman pemberontakan PKI Madiun di bawah kepemimpinan Muso, Monumen Lubang Yudo akan dibangun sebagai pengingat lokasi atau tempat eksekusi tawanan PKI.
Bupati Madiun menjelaskan, selain sebagai peringatan jasa para pahlawan yang teguh untuk mempertahankan NKRI dan ideologi Pancasila, pembangunan Monumen Lubang Yudo juga sebagai pendukung pengembangan objek wisata sejarah Monumen Kresek yang telah ada.
Harapannya dapat meningkatkan jumlah wisatawan berkunjung ke Kabupaten Madiun untuk mengenal dan mempelajari nilai-nilai sejarah mempertahankan NKRI dan Pancasila dari pemberontakan PKI di Madiun tahun 1948.












