Cakrawala EkonomiCakrawala SurabayaHeadlineIndeks

Pemkot Surabaya Sukses Lakukan Program Pertanian Terpadu, Tiga Bulan Sekali Panen

×

Pemkot Surabaya Sukses Lakukan Program Pertanian Terpadu, Tiga Bulan Sekali Panen

Sebarkan artikel ini

Pada kesempatan itu, Erna menjelaskan bahwa kali ini sedang panen raya Udang Vaname, telur, bayam, Golden Melon, dan Ikan Pare. Ia memastikan, panen semacam itu rutin dilakukan setiap tiga bulan sekali.

“Tiga bulan sekali itu pasti panen. Sekali panen macam-macam, baik sayur dan buah-buahan,” kata Erna usai panen raya di Mini Agrowisata.

Menurut Erna, hasil panen itu tidak boleh dijual oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, sehingga bisa dipakai sendiri dan dibagikan kepada warga secara gratis. Makanya, dia sengaja mengajak awak media dan sejumlah kepala dinas ke panen raya itu untuk merasakan sendiri sensasi memetik sayuran dan buah-buahan sendiri. “Karena berbeda dengan ketika beli di pasar atau di mini market,” kata dia.

Bagi Erna, pertanian terpadu semacam itu sangat penting bagi DKPP karena untuk memberikan contoh kepada warga Kota Surabaya. Selama ini, jajarannya selalu rutin mengadakan penyuluhan, pelatihan dan membagikan bibit sayur-sayuran dan buah-buahan, sehingga dia juga merasa penting di kantornya menanam hal serupa. “Kita sering mengadakan penyuluhan dan juga membagikan bibit serta pelataihannya untuk urban farming, nah paling tidak di kantor kita juga bisa prakteknya seperti apa. Kita ngajari orang tapi di kantor kita juga tidak ada contohnya, kan tidak mungkin seperti itu,” tegasnya.

Oleh karena itu, dia mengaku terus memanfaatkan lahan di Mini Agrowisata itu untuk melakukan pertanian terpadu dan urban farming. Di samping itu, dia mengaku terus menggalakkan penyuluhan dan pembagian bibit, seperti bibit Lombok dan berbagai bibit lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *