Kata Ashari sebagai kalangan akademisi, sangat tidak mungkin dilakukan oleh kalangan mahasiswa dalam aksi yang dilakukan ini. “Saya yakin dan haqul yakin tidak mungkin mahasiswa melakukan itu. Itu pasti dilakukan orang lain yang mencoba mencederai aksi yang dilakukan mahasiswa tadi,” ucapnya.
Ashari sepakat bila pihak kepolisian melakukan pengusutan terkait kasus pelemparan kapak tersebut. “Saya minta kasus pelemparan kapak ini diusut oleh petugas kepolisian. Biar semua jelas siapa yang mencoba memeperkeruh aksi mahasiswa yang murni untuk menyuarakan kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
Seperti yang telah diberitakan, hari ini, Kamis (26/09), ribuan massa dari Mahasiswa, buruh, pelajar dan elemen masyarakat lainnya di depan gedung DPRD Jatim. Dalam aksi yang digelar ini, mereka menuntut beberapa hal diantaranya penolakan RUU KUHP, RUU pertanahan, RUU Ketenagakerjaan, serta penolakan pengesahan UU KPK. (wan/jnr)



