Menurut dia, beras medium dan premium yang disediakan dalam KPSH tersebut didistribusikan ke sejumlah pasar tradisional di Kota Madiun dan rumah pangan melalui operasi pasar (OP) lanjutan.
Ada empat lokasi yang menjadi sasaran OP, yakni di Pasar Besar Madiun, Pasar Sleko, Pasar Kojo, dan di Kantor Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Ia menjelaskan, KSHP perlu dilakukan mendasar dari perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) dan BPS, bahwa musim kemarau tahun ini cukup panjang. Dampaknya, produktivitas bahan pangan terutama beras lebih rendah dibanding tahun sebelumnya.
Karenanya OP tersebut diharapkan mampu mencegah potensi lonjakan harga di pasaran. Sugeng memastikan bahwa stok pangan di gudang Bulog cukup aman untuk mendukung OP hingga tahun depan.












