“Kami juga terus memberikan kemudahan investasi berupa perizinan yang terintegrasi melalui sistem daring. Dan ke depan, kami telah membangun mal perizinan, sehingga nanti semua bisa gabung di satu tempat di Mall perizinan tersebut,” katanya.
Sementara itu, Lamongan juga telah mencatatkan pertumbuhan investasi positif dalam kurun lima tahun terakhir dengan realisasi sekitar Rp27,1 triliun yang terdiri dari penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDM), demikian Fadeli. (an/wan)
.












