“Alhamdulillah, kami sampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, pembina dan pendamping serta kepala madrasah yang telah bekerja keras tak kenal waktu mempersiapkan diri menghadapi KSM, juga kepada semua pihak yang telah mensupport, mendukung dan mendoakan kami. Alhamdulillah, gelar juara umum bisa tetap kita pertahankan,” ucap Bahtiar.
Pejabat asal eselon III asal Probolinggo ini menambahkan, untuk para peraih medali Kementrian Agama memberikan hadiah berupa uang selain medali. Bagi peraih medali khusus dari Jawa Timur para pelajar Madrasah Aliyah juga mendapatkan prioritas tanpa tes dan beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya di Uneversitas Sunan Ampel Surabaya. Sedangkan peraih medali dari jenjang pelajar Madrasah Tsanawiyah mendapat bea siswa sekolah di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Malng. (wna/jnr)



