“Malam tadi upah mau dibagikan jadi warga banyak yang berkumpul di tempat pelelangan ikan tersebut,” kata dia.
Namun bukannya pulang dengan sumringah, para nelayan yang lebih sibuk mengepul limbah daripada melaut dalam beberapa bulan terakhir ini mengalami luka fatal di tubuhnya.
Sutarman (54) misalnya, warga Desa Tambaksari itu tertimpa reruntuhan bangunan. Akibatnya, kaki kiri Sutarman robek dan kepalanya amat sakit. Hal serupa dialami Anton (52), kakinya robek, berikut juga pelipis mata dan bahu kirinya.
“Enam korban dilarikan ke Klinik Nayaka Eka Medika Desa Tambaksari dan dua korban dirujuk ke Rumah Sakit Lira Medika Karawang. Selain manusia, 6 unit motor warga juga tertimpa reruntuhan bangunan,” beber Kaming.



