Utami menambahkan, selain diberikan menyusui eksklusif, bayi juga diberi dengan makanan yang bergizi. Menurutnya, makanan yang bergizi bukan sebuah makanan yang mahal.
Kegiatan seminar tersebut diikuti 826 bidan se-Kabupaten Mojokerto, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2) Kabupaten Mojokerto Joedha Hadi, Kepala Dinas Koperasi Yoko Priyono, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mojokerto Yayuk Pungkasiadi, dan belasan purna bidan Kabupaten Mojokerto. (mas)












