“Investor yang akan mendanai berasal dari masyarakat, yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Batu,” ujar Dewanti.
Pengerjaan kereta gantung tersebut akan menggandeng perusahaan asal Wolfurt Austria, Doppelmayr. Doppelmayr merupakan perusahaan terkemuka dunia yang telah membangun berbagai instalasi kereta gantung di dunia.”Ini bukan transportasi umum, tapi transportasi wisata,” tutup Dewanti.
Kota Batu merupakan salah satu destinasi wisata di Jawa Timur. Pada 2018, tercatat jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Batu mencapai 5,6 juta wisatawan, lebih tinggi dari target yang ditetapkan sebanyak 5,2 juta kunjungan wisatawan.












